oleh

Menko Maritim dan Investasi Minta Ada Laporan Jika Ditemukan Kendala pada Proyek KCIC

RANCAEKEK – Mentri Koordinator (Menko) Maritim dan Investasi Luhut Binsar Panjaitan meminta, jika ditemukan hambatan pada pelaksanaan proyek Kereta Cepat Jakarta Bandung (KCJB) harus segera dilaporkan.

Hal ini dikatakan, saat peninjuan ke Depo Kereta Cepat Tegalluar, Rancaekek, Kabupaten Bandung, Senin (12/4) bersama Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi dan Gubernur Ridwan Kamil.

Menanggapi keinginan Luhut, Direktur Utama (Dirut) KCIC, Dwiyana Slamet Riyadi mengatakan, proses pengerjaan proyek sudah sesuai rencana yang telah ditetapkan.

Baca Juga:  KCIC Kucurkan CSR untuk Perbaikan Jalan

’’Tadi pak menteri mengunjungi Rel Distribution Workshop, Welding Station, Heat Treatmet Station hingga Air Coolde Granding untuk melihat langsung proses pengelasan atau penambangan rel Kereta Cepat sepanjang 50 meter menjadi 500 meter,’’kata Dwiyana dalam keterangannya, Senin, (12/7).

Dia menuturkan, sesuai dengan keinginan menteri, pengerjaan proyek harus dipastikan sesuai schedule. Adapun jika menemui hambatan langsung dilaporankan.

Menurutnya, saat ini pihaknya sudah mulai menyiapkan operasi dan komersial, termasuk untuk maintenance.

Baca Juga:  Proyek KCIC, Pemasangan Girder di Kawasan Leuwigajah

“Jadi karena memang sudah mulai ada kereta pengiriman rel dari Cilacap kesini, sehingga proses penyiapan operasi sudah mulai dilakukan,” kata Dwiyana.

Pihak selalu berkoordinasi dengan pemerintah kota dan kabupaten. Sehingga, jika ditemukan masalah sepanjang itu relevan dengan pembangunan kereta api cepat, pasti akan dibantu.

Baca Juga


Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar anda diproses.

Baca Juga