oleh

Deteksi Bencana dengan Melek Teknologi

JAKARTA – Dengan maraknya bencana alam akhir-akhir ini, pemerintah dituntut untuk sigap terlebih dengan informasi penting mengenai bencana yang harus disebarkan kepada masyarakat luas. Selain mitigasi bencana, informasi penting harus mudah diakses masyarakat, khususnya di daerah pegunungan dan pesisir pantai. Berdasarkan riset Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) usai bencana di Nusa Tenggara Timur, masyarakat yang selamat karena mendapat informasi dari grup WhatsApp.

Baca Juga:  215 Negara Anggota Milan Pact Mulai Lirik Buruan SAE

“Mitigasi dan sistem peringatan dini yang mengedepankan teknologi digital sudah menjadi keharusan. Penerapan ini penting disosialisasi ke masyarakat,” kata Wakil Ketua DPR Azis Syamsuddin dalam keterangan tertulisnya, Minggu (11/4).

Bencana yang menerpa Adonara, NTT maupun peristiwa gempa di Kabupaten Malang membutuhkan perbaikan, waktu, dan anggaran pemulihan yang tidak sedikit.

“Di sisi lain, kita pun harus mampu menumbuhkan semangat dan harapan kepada saudara kita di sana untuk segera bangkit dan melupakan musibah yang menghantam,” ucapnya.

Baca Juga:  Aturan Berubah, Larangan Mudik Berlaku Mulai Hari ini Hingga 24 Mei 2021

Dia juga mengapresiasi BMKG yang telah mengeluarkan prakiraan cuaca untuk mewaspadai dampak Siklon Tropis Seroja di Jawa Tengah, Jawa Timur, Bali, dan Nusa Tenggara Barat (NTB). Pihaknya juga sangat meminta kepada masyarakat agara terus waspada dan antipasi penuh terhadap potensi bencana faktor cuaca. (fin)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Baca Juga