Polemik Rehabilitasi Tanah Longsor, Pemilik Tanah Akhirnya Bangun Bronjong Kawat

Polemik Rehabilitasi Tanah Longsor, Pemilik Tanah Akhirnya Bangun Bronjong Kawat
Dinding tanah bekas longsor di Kelurahan Pasir Ujung Selatan mulai direhabilitasi menggunakan bronjong kawat (Haris Samsuddin/Jabar Ekspres)
0 Komentar

Diketahui, konstruksi untuk dinding penahan tanah memiliki banyak jenis, misalnya bronjong (kawat) dan turap (beton).

Kedua jenis konstruksi memiliki perbedaan. Bronjong umumnya terbuat dari anyaman kawat baja membentuk kotak atau balok, yang mana di dalamnya terisi material bebatuan (batu-batu). Fungsinya untuk mencegah erosi.

Sedangkan, turap atau turap beton umumnya terbuat dari campuran semen, batu, kerikil dan pasir. Material-material tersebut kemudian dicampur air agar dapat mengeras. Untuk kekuatan turap menyesuaikan dengan kebutuhan konstruksi.

Baca Juga:Millen Cyrus Mengaku Tentang 3 Hal Inibank bjb Dongkrak Potensi KPR di Wilayah Cirebon

Fromentius dan beberapa warga setempat mengaku lebih memilih turap. Sehingga, warga yang rumahnya berhadapan langsung dengan dinding tanah bekas longsor lebih merasa aman.

“Tapi, mau bagimana lagi, jelas semua keputusan punya konsekuensi, tapi kalau disuruh milih, jelas kita ingin yang lebih aman,” pungkas Fromentius. (Mg12)

0 Komentar