oleh

Kakak Adik Gugat Ibu Kandung Rp12 Miliar Lebih

Pasca kejadian penggerebekan, Ria malah pergi meninggalkan ketiga anak-anaknya. Lando dan dua adiknya akhirnya terpaksa tinggal di rumah kakek dan neneknya, tak jauh dari kediaman mereka.

Sementara Ria menyewakan rumah mereka bersama satu rumah lainnya dan satu tanah kosong lainnya.

“Sejak penggerebekan itu, tergugat kurang lebih lima tahun telah mengabaikan tanggung jawab dan kewajibannya sebagai orang tua, baik sebagai ibu yang melahirkan, maupun menggantikan posisi ayah penggugat yang telah meninggal dunia,” beber Bukit.

Ria sendiri disebutkan Bukit tidak terima dituding telah menelantarkan anak-anaknya. Sebab, dia selalu memberikan uang bulanan Rp2 juta mulai 2018 hingga 2020.

Hanya saja, Bukit menjelaskan apa yang dilakukan Ria tidak bisa menjadi tolak ukur terpenuhinya hak-hak anak. Sebab, anak tidak hanya butuh materi tapi juga harus baik secara fisik mental maupun spritual dan sosial.

“Kalau hanya Rp2 juta per bulan dikirimnya untuk memenuhi penggugat dan adiknya hal itu tidaklah cukup, karena masih banyak kebutuhan yang notabene harus dipenuhi,” sebutnya.

Bukit membeberkan soal nilai gugatan yang mencapai Rp12 miliar adalah untuk kerugian materil dihitung dari biaya hidup yang tidak diberikan selama 5 tahun dan immateril. “Kalau immateril kan itu kan kewajiban menurut hukum. Nanti hakimlah yang memutuskan hal itu,” ungkapnya.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Baca Juga