oleh

Dibayar Murah! Warga Pangkalan Tolak Ganti Rugi Tol Japek II

“Kami berharap, Kepala BPN bisa meneruskan tuntutan kami ke pihak yang lebih atas agar direspons. Kalau belum juga ada kepastian, kami akan membawa warga lebih banyak lagi, supaya tuntutan kami didengar,” ungkap Didin.

Diakuinya, masyarakat yang tergabung dalam Paguyuban Citaman Bersatu adalah warga yang lahan serta pemukimannya tergusur untuk keperluan Jalan Tol Japek 2. Jumlahnya ada 76 kepala keluarga dengan 90 bidang tanah yang luasnya sekitar 30 sampai 40 hektare.

“Lokasinya merupakan pemukiman padat. Kalau besarannya ganti rugi yang diberikan hanya Rp 200-300 ribu per meter. Mana cukup untuk beli lahan lagi atau bangun rumah,” pungkasnya.

Seagaimana diketahui, pembebasan lahan untuk proyek Tol Japek II Selatan ini sesuai amanah Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2012, bahwa pengadaan tanah untuk kepentingan umum diselenggarakan oleh pemerintah, dalam hal ini oleh Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Pengadaan Tanah dalam hal ini KemenPUPR dan Badan Pertanahan Nasional (BPN). Sehingga kegiatan pembebasan tanah akan sangat bergantung dengan kebijakan di kantor BPN dan PPK. (rie/mhs)