oleh

Pembubaran 10 Lembaga, Negara Bisa Hemat Rp227 Miliar Per Tahun

Menurutnya, ada sejumlah alasan pengintegrasian LNS ini ke kementerian. Diantaranya, untuk mendorong optimalisasi peningkatan kinerja, mewujudkan keterpaduan integrasi dan koherensi kebijakan, hingga mewujudkan efisiensi birokrasi dalam program pembangunan.

Diakuinya, dalam upaya reformasi birokrasi ini, pihaknya telah melakukan sejumlah kajian. Dan dari aspek anggaran, dampaknya tidak terlalu signifikan. Potensi penghematan pembubaran 10 lembaga ini hanya sekitar Rp 227 miliar per tahun.

”Tapi memang titik beratnya kepada bagaimana kita melakukan efisiensi di dalam kewenangan untuk masing-masing pemerintah,” ungkapnya.

Sebagai tindak lanjut pembubaran ini, kata dia, MenPANRB sudah menyampaikan surat kepada seluruh menteri terkait yang akan mendapatkan limpahan kewenangan dari masing-masing LNS tersebut. Hal ini penting dilakukan mengingat pengalihan ini berkaitan juga dengan urusan sumber daya manusia, anggaran, dokumentasi atau masalah kearsipan, serta masalah aset.

Disinggung soal jumlah aparatur sipil Negara (ASN) yang terdampak, Rini tak menjawab pasti. Dia hanya mengatakan, bahwa jumlahnya tidak banyak. Sebab LNS kebanyakan diisi pegawai yang bersifat kontrak. ”Paling ada beberapa terutama mungkin di badan di BPWS yang mengelola wilayah Suramadu,” pungkasnya.(jpc)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.