oleh

Janji Politik Ajay Belum Terwujud! Pengentasan Banjir Melong Masih Terkendala Pembebasan Lahan

CIMAHI – Pengentasan banjir Melong sejauh ini masih berkutat pada masalah pembebasan lahan yang sampai sekarang belum juga tuntas. Padahal program itu merupakan janji politik Wali Kota Ajay Muhammad Priatna.

Kepala Seksi Drainase Dinas Perumahan dan Kawasan Pemukiman (DPKP) Kota Cimahi Sambas Subagja mengakui, saat ini ada tiga lokasi pembebasan lahan untuk pengentasan daerah yang jadi langganan banjir itu.

Pertama, lahan 1 hektare di RW 12 Kelurahan Pasirkaliki, Kecamatan cimahi Utara, RW 08 dan 13 Kelurahan Cigugur Tengah, Kecamatan Cimahi Tengah seluas 4.000 meter persegi dan RW 1 Kelurahan Melong, Kelurahan Cimahi Selatan seluas 6.000 meter persegi.

Dia mengklaim pembebasan lahan di Pasirkaliki sudah terserap 84 persen. Anggaran yang sudah dihabiskan untuk membayar pembebasan mencapai Rp. 7.649.700.000.

“Nah itu sisanya Rp. 1.192.400.000, tinggal bayar ke 1 pemilik lagi. Tinggal nunggu administrsi dari BPN (Badan Pertanahan Nasional (BPN),” beber Sambas, Kamis (10/9/20).

Lahan tersebut akan dibangun kolam retensi yang berfungsi menampung air untuk mengurangi beban di wilayah hilir. Berdasarkan rancangan desain yang sudah ada, anggaran fisik pembuatannya mencapai Rp 9-10 miliar.

“Tapi sekarang sedang dibuat perencanaan baru oleh BBWS, belum tau kalau rancangan BBWS berapa (anggarannya),” kata Sambas.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Baca Juga