”Sebenarnya dampak sudah dirasakan di banyak daerah termasuk Kabupaten Bandung. Namun yang dampak terbesar baru kami terima informasinya kemarin bahwa PT Indoputra Utamatex di Kota Cimahi terpaksa tutup dan ratusan karyawannya terkena PHK,” akunya.
Roy menjelaskan, terkait hal tersebut, sudah disampaikan kepada Gubernur Jabar. Oleh karena itu, Ia berharap Pemprov, Kodam III Siliwangi sebagai Komandan Satgas Citarum Harum bisa memediasi semua pihak yang bersangkutan. Dengan adanya mediasi tersebut, diharapkan bisa memberikan titik temu tentang kriteria baku mutu air limbah yang dipakai. Sebeb, selama ini tak sedikit pabrik yang salurannya ditutup padahal sudah memenuhi baku mutu sesuai Undang-undang Lingkungan Hidup.
”Kenyataannya, ada pabrik yang air limbahnya sudah memenuhi kriteria baku mutu lingkungan hidup. Namun menurut Dansektor Citarum Harum belum memenuhi baku mutu karena belum jernih dan ikan tidak bisa hidup di dalamnya, sehingga salurannya tetap ditutup. Hal itu, jelas menunjukan adanya tumpang tindih aturan yang dipakai,” pungkasnya. (rus)
