oleh

Bersama FAD, Putri Gayatri Buat Petisi Stop Pernikahan Anak

Di usia Putri yang masih remaja, Kurnia menilainya sangat peka dan memiliki kepedulian yang sangat tinggi pada keselamatan generasinya. Jika dilihat dari sisi kesehatan, imbuh Kurnia, apa yang dilakukan Putri saat ini, mengarah agar pasangan usia menikah harus di usia reproduksi yang sehat dan aman.

“Secara biologis, pernikahan dini bisa memicu ketidaksiapan fisik bagi perempuan. Risikonya dapat menyebabkan tekanan darah tinggi pada ibu hamil, dan berpotensi kematian pada ibu dan anaknya,” ucap Kurnia.

Kurnia berpandangan, faktor ekonomi keluarga yang memaksa anak harus segera menikah, bisa menyebabkan pernikahan dini itu terjadi. Faktor pendidikan pun tambah Kurnia bisa menjadi salah satu alasan kasus tersebut bisa meningkat.

“Untuk menekan dampak-dampak yang akan terjadi sebaiknya sosialisasi tolak pernikahan dini harus lebih digencarkan lagi kepada masyarakat”, imbuhnya.

Apa yang sedang Putri lakukan saat ini, menurut Bupati Bandung H. Dadang M. Naser perlu didukung dan dihargai semua pihak. Bupati Dadang Naser mengimbau, agar semua pihak bersinergi dan ikut peduli dalam pencegahan pernikahan dini.

“Kita selaku pemerintah daerah bisa bersinergis dengan tokoh masyarakat, ulama, terutama para orangtua. Mereka harus paham dan bisa mengedukasi anak-anaknya agar lebih fokus belajar dari pada memikirkan pernikahan,” tegas bupati. (adv/yul)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Baca Juga