”Kalau penertiban jelas rutin, setiap bulan pasti ada kegiatan. Tapi kan yang jadi masalah muncul lagi walaupun sudah ditertibkan. Apalagi selama kampanye pemilu yang lalu,” kata Totong.
Selain ditertibkan, Totong juga mengaku, pihaknya kerap melayangkan peringatan dan imbauan pada pemilik spanduk dan baliho, namun tak diindahkan pihak terkait.
”Kalau memang dirasa sudah sangat mengganggu, mungkin sewaktu-waktu akan kita panggil. Sekarang kita fokus ke penertibannya dulu,” pungkasnya.(mg5/ziz)
