Kunjungan ke Objek Wisata Alami Penurunan 50 Persen

Kunjungan ke Objek Wisata Alami Penurunan 50 Persen
SAJIKAN MAKANAN HALAL: Floating Market menyediakan makanan halal bagi para pengunjung
Foto Dokumentasi PT Perisai Group
0 Komentar

NGAMPRAH– Hampir seluruh objek wisata di Bandung Barat mengalami penurunan kunjungan selama Ramadan hingga 50 persen. “Tentu ada penurunan kun­jungan di bulan Ramadan mencapai angka 50 persen jika dibandingkan dengan bulan-bulan biasa. Namun, kondisi seperti ini sudah bi­asa,” ujar Public Relation (PR) Farm House Lembang, Inta­nia Setiati, kemarin.

Menurut Intania, biasanya banyak wisatawan dari dalam negeri maupun mancane­gera memanfaatkan liburan ke wilayah Lembang. Peng­unjung yang datang seperti dari daerah Jakarta, Bogor, Bekasi, Depok hingga luar Jawa Barat. Termasuk wisa­tawan asal mancanegara me­reka datang dari Malaysia dan Singapura.

“Namun, ramadan seperti wisatawan asal Malaysia, yang biasanya paling banyak, seka­rang menurun. Karena memang selama ramdan, banyak ma­syarakat yang menghabiskan waktu bersama keluarga di rumah ketimbang berlibur ke objek wisata,” ungkapnya.

Baca Juga:Pemkab Siapkan Rencana Pembangunan 2020Sinyal PAN Ikuti Jejak Demokrat

Meski demikian, Intania mengungkapkan tingkat kun­jungan akan kembali normal pada libur Lebaran. Adapun, saat ini manajeman melakukan perbaikan sejumlah fasilitas.

“Persiapan lebaran, kami prioritaskan perbaikan fasi­litas, mushola, jalan dan tempat parkir. Itu untuk men­jamin kenyamanan masyara­kat saat berwisata karena pada momen Lebaran akan mengalami peningkatan yang signifikan,” ujarnya.

Seperti diketahui, pariwi­sata di Bandung Barat kerap menjadi salah satu priortas untuk berwisata masyarakat. Hal ini tak terlepas dari ada­nya beberapa wahana wisata favorit seperti Taman Wisata Alam (TWA) Gunung Tang­kuban Perahu, The Lodge Maribaya, Farm House Susu Lembang, dan sejumlah ob­jek wisata lainnya. (drx)

0 Komentar