Tiga Ribu Pasukan Digeser ke Ibukota

Tiga Ribu Pasukan Digeser ke Ibukota
BERI KETERANGAN: Kapolri Jendra Tito Karnavian memberikan keterangan kepada awak media mengenai kesiagaan pasukan jelang pengumuman pemangan Capres oleh KPU.
0 Komentar

Bila sumber dari ketidak­puasan itu bisa dibuka se­cara terang benerang. Tentu­nya, tingkat kerawanan itu akan menurun. “Artinya, jangan sampai ada masalah yang dibiarkan mengganjal dalam proses pemilu ini. Se­hingga, ada alasan untuk membuat sesuatu yang meru­gikan bersama,” urainya.

Terpisah, Pengamat militer dari Institute For Security and Strategic Studies (ISESS), Khairul Fahmi menilai bahwa situasi nasional dalam su­asana kondusif setelah pelaks­anaan Pemilu 2019. “Baik-baik saja. Sangat jelas, tapi wajar dalam sebuah kontestasi elek­toral. Selama pemenang be­lum ditetapkan, keriuhan di arena pasti ada,” kata Khairul.

Pendapat senada diutarakan anggota Tim Kampanye Na­sional (TKN) Jokowi-Ma’ruf, Johnny G Plate. Menurut dia, Jokowi sebagai kepala pe­merintahan mampu menjaga situasi yang kondusif, di tengah upayanya maju sebagai capres dalam pemilu 2019.

Baca Juga:FORMI Berkomitmen Catatkan PrestasiAda 1.645 Hoaks Beredar Sejak Pemilu Digelar

Politisi NasDem tersebut me­nilai, situasi pascapemilu yang kondusif juga mampu mem­berikan Jokowi Effect, yaitu peningkatan kepercayaan dari para investor. Menurut Plate pelaksanaan pemilu yang aman dan kondusif hingga saat ini, menjadi catatan baik untuk iklim ekonomi.

Meskipun ada pro-kontra, secara kerawanan dapat dia­tasi oleh integritas dan pro­fesionalisme semua pihak, baik dari penyelenggara mau­pun dari pihak pengamanan. “Situasi ini diharapkan dapat memberikan jawaban bagi para investor yang sebelum­nya masih wait and see atas kondisi politik domestik di Indonesia,” ujarnya.

Apalagi Lembaga pemering­kat Japan Credit Rating Agen­cy, Ltd (JCR) kemarin telah memperbaiki Outlook So­vereign Credit Rating Indo­nesia dari stabil menjadi positif, sekaligus mengafir­masi rating pada BBB (invest­ment grade). Itu artinya mem­buat Indonesia menjadi ne­gara yang makin layak untuk investasi. (mhf/khf/ful/fin)

0 Komentar