oleh

Airbus A321neo

Di lain pihak A321neo juga penyempurnaan dari A321. Yang juga laris di pasar. Yang saya juga sering naik di dalamnya. Termasuk Rabu kemarin. Dari Tianjin di pantai timur ke Chengdu di Provinsi Sichuan: 3 jam penerbangan.

Hanya saja penyempurnaan Airbus A321 itu dilakukan di tingkat efisiensinya. Bukan di otomatisasinya.

Kalau hemat 20 persen itu jadi kenyataan memang luar biasa hebatnya. Betapa senang perusahaan pembelinya. Di saat harga BBM mahal.
Di samping wifi kecepatan tinggi, penumpang A321neo juga merasakan koridor yang lebih lebar. Pun tempat bagasinya. Lebih luas. Plus ada tabletnya. Yang bisa untuk telepon dan YouTube.

Baca Juga:  Hujan Juli

American Airlines sengaja melakukan survei. Khusus untuk penumpang perdana A321neo-nya itu. Begitulah pendapat penumpang di Amerika hari itu. A321neo dinilai serba unggul dari 737 buatan Boeing.

Bagi perusahaan penerbangan, keunggulan pesawat itu lebih-lebih lagi. Bayangkan: bahan bakarnya lebih hemat 20 persen. Itu berkat teknologi sharklets di ekornya. Yang membuat dua mesin baru A321neo bekerja lebih efisien.

Masih ada keuntungan lain: mampu membawa beban 2 ton lebih banyak. Pun kalau beban tambahan itu tidak ada bisa membuat jarak tempuhnya lebih jauh lagi.

Baca Juga


Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

Baca Juga