NGAMPRAH – Wakil Bupati Bandung Barat, Hengki Kurniawan blusukan ke Pasar Curug Agung Baru yang terletak di Jalan Gesong Lima Padalarang, kemarin. Kedatangannya tersebut untuk menjaring aspirasi para pedagang yang mempermasalahkan masih beroperasinya Pasar Curug Agung Lama yang terletak persis di depan Stasiun Kereta Api Padalarang.
Perwakilan pedagang Pasar Curug Agung Baru, Dewi Kumaladewi dengan tegas menyebutkan bahwa keberadaan Pasar Curug Agung Lama adalah ilegal karena tidak memiliki perizinan yang sah dari pemerintah daerah.
“Pasar yang di sana (Pasar Curug Agung Lama-red) ilegal. Karena tidak memiliki izin yang jelas. Malahan sekarang pedagangnya terus bertambah,” serunya dengan lantang dihadapan Hengki.
Baca Juga:Emil Gagas Bentuk Forum BUMN yang Ada di JabarTeras Sunda Tempat Berkarya Para Seniman
Dia mengaku sangat dirugikan dengan masih beroperasinya pasar tersebut karena mengganggu jumlah pengunjung ke pasar yang menjadi tempat usahanya sejak beberapa tahun silam itu.
Bahkan Dewi menuntut Wakil Bupati untuk segera menelusuri perizinannya. Pasalnya, menurut perjanjian awal relokasi, tidak akan ada lagi pedagang yang berjualan di Pasar Curug Agung Lama.
Aep, pedagang lainnya mengeluhkan semakin hari omset usaha dirinya dan rekan-rekannya terus menurun. Sebab, pembeli semakin malas berkunjung karena lebih memilih ke pasar yang lama.
“Omset jualan kami terus menurun Pak Wabup. Tolong pasar lama segera ditertibkan,” ujarnya.
Menanggapi keluhan para pedagang tersebut, Wakil Bupati Bandung Barat, Hengki Kurniawan menjelaskan akan segera menelusuri keberadaan dan legalitas pasar yang digusur sekitar tahun 2013 itu.
“Jika memang tidak berizin, kami akan bertindak tegas. Dan kami akan menggusur pasar tersebut,” terangnya.
Namun, dirinya akan melakukan komunikasi terlebih dahulu dengan pihak-pihak terkait agar tidak sampai terjadi tindak kekerasan dalam penertibannya nanti.
Baca Juga:Bandung Miliki Museum SejarahGrab Ikut Kenalkan Wisata
Untuk meningkatkan jumlah pengunjung, Hengki akan terus mempromosikan Pasar Curug Agung Baru dengan berbagai trik pemasaran agar keberadaannya semakin diketahui dan dikenal oleh banyak orang. (drx)
