oleh

KPK Geledah Rumah Neneng

BEKASI – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan penggeledahan rumah Bupati Bekasi Neneng Hasanah Yasin. Hal itu terkait dengan dugaan kasus suap perizinan proyek pembagunan Meikarta.

Selain rumah Nenang, KPK juga melakukan penggeledahan pada Kantor Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Bekasi. Dimana tersangka Kepala DPMPTSP, Dewi Trisnowati berkantor.

”Iya, penggeledahan di Dinas PTSP dan rumah Bupati,” kata Juru Bicara KPK Febri Diansyah saat dikonfirmasi, kemarin (17/10).

Baca Juga:  Polri Tarik 3 Anggotanya yang Bertugas di KPK

Tak hanya di Bekasi, KPK juga melakukan penggeledahan di kantor PT Lippo Karawaci Tbk, di Menara Matahari, Tangerang, Banten. Hingga berita ini ditulis Febri belum bisa merinci apa saja yang dibawa dari tiga lokasi yang digeledah tim penyidik KPK.

Terpisah Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bekasi menegaskan tidak akan memberikan bantuan hukum kepada Bupati Bekasi, Neneng Hasanah Yasin.

Bukan hanya terhadap bupati, empat pejabat lainnya yang tersangkut kasus korupsi suap perizinan proyek Meikarta juga tidak akan mendapat pendampingan hukum dari Pemkab Bekasi. Itu ditegaskan Kepala Bagian Humas dan Protokol Pemkab Bekasi Edward Sutarman.

Baca Juga:  Akhirnya, Azis Syamsuddin Penuhi Panggilan KPK

”Karena bupati dan empat pejabat lainnya terjerat tindak pidana korupsi,” terangnya.

”Pemkab Bekasi akan menyerahkan sepenuhnya proses hukum bupati dan tujuh pejabat lainnya terhadap aturan yang berlaku,” tegasnya.

Baca Juga


Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar anda diproses.

Baca Juga