oleh

Pungli Kartu NISN Berlanjut

SUBANG – Ratusan massa gabungan Ormas, LSM dan orang tua murid mendesak Kejaksaan Negeri Subang menuntaskan kasus pungutan liar (pungli) kartu NISN, Selasa (25/9). Selain di Kejaksaan, massa juga mendatangi Pemda dan DPRD.

Mereka mendesak penegak hukum agar segera menetapkan tersangka dalam kasus yang merugikan orang tua siswa itu. Selain itu, Kejari juga diminta mengungkap anggota DPRD yang menerima dana dalam pembahasan Perda RTRW serta rotasi mutasi. Aksi unjuk rasa itu mendapatkan pengawalan ketat dari pihak kepolisian.

Baca Juga:  DKR Bagikan 169 Paket Bantuan Untuk Warga Tak Mampu

Sementara untuk kasus dugaan pungli kartu NISN, Kejari menegaskan bahwa pihaknya sudah menaikkan kasusnya ke tahap penyidikan sejak tanggal 24 September. Pihaknya meyakinkan akan menetapkan tersangka dalam waktu dekat.

Di Kejari Subang, penanggung aksi Warlan SH memberikan obat tolak angina sebagai sindiran agar Kejari tidak masuk angin dalam penyidikan kasus. ”Kami meminta pihak Kejari Subang jangan masuk angin dalam melakukan penanganan perkara korupsi. Apalagi perkara kartu NISN karena banyak orang tua murid yang dirugiaka termasuk para buruh yang mempunyai anak sekolah. Jangan mau jika ada intervensi dari manapun,” ujar Warlan.

Baca Juga:  Bukan Seoul, Jakarta Justru Masuk Nominasi 25 Kota Termahal Dunia

Terkait pungli NISN, Warlan menuntut Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Suwarna Murdias segera ditetapkan tersangka. Sebab dalam kartu NISN tersebut terdapat tanda tangannya.

Baca Juga


Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Baca Juga