SK PNS Palsu Rp 170 Juta

SK PNS Palsu Rp 170 Juta
ILUSTRASI
0 Komentar

Dalam kasus ini Ridwan mengatakan belum ditemukan keterlibatan oknum internal BKN. Meskpun begitu dia mengatakan BKN terbuka dan siap bekerjasama dengan kepolisian jika ada keterlibatan ”orang dalam” BKN.

Kasat Reskrim Polres Sumedang AKP Dede Iskandar mengatakan kelima orang komplotan penipiuan CPNS baru itu ditangkap dia dua lokasi berbeda di Jatinangor. Dari penangkapan itu polisi menyita sejumlah dokumen, laptop, EDC BRI, handphone, dan beberapa barang lainnya.

Dia menjelaskan kasus ini akan terus dikembangkan untuk memburu otak pelakunya. Tim Polres Sumedang akan terus mengawal kasus ini supaya tidak ada lagi korban di kemudian hari.

Baca Juga:Integritas Paslon Gubernur dan Keberpihakan ASNLongsor Terjadi di Beberapa Titik

Sebelum pengungkapan kasus di Sumedang itu, BKN sempat merilis beredarnya surat palsu mengatasnamakan BKN Kantor Regional IV Makassar. Dalam surat itu dilampirkan nama-nama orang yang bakal diangkat menjadi CPNS baru per 1 Maret 2018. BKN memastikan surat tersebut palsu. Jika ada masyarakta yang menerima surat seperti itu, diharap waspada dan tidak memercayainya.

Terkait hal itu, Jawa Barat masuk kategori rawan penipuan CPNS baru. Januari 2017 lalu misalnya, terbongkar kasus penipuan CPNS baru. Terbongkarnya kasus ini karena seratus lebih korban penipuan CPNS baru berkumpul di Gedung Sate Pemprov Jawa Barat. Mereka sudah membayar puluhan juta rupiah, dan diharuskan datang ke Gedung Sate untuk mengikuti pembekalan.

Nahas, setelah berkumpul di Gedung Sate, para korban lemas karena mereka baru sadar menjadi korban penipuan. Sebab tidak ada rekrutmen CPNS baru oleh Pemprov Jawa Barat kala itu. (wan/rie)

0 Komentar