Bakal Ada Landmark Baru di Bandung

Kata dia landmark ini disebut Airborne.bdg dengan analogi bahwa yang terbawa dan terbesar melalui udara adalah semangat memanfaatkan kreativitas untuk solusi yang bersifat bottom-up melalui inisiatif warga dan komunitas.

Di tempat sama Tita Lestari, ketua Komite Ekonomi Kreatif kota Bandung meyebutkan Airborne.bdg bukanlah sekadar landmark atau cat berwarna yang ditorehkan pas permukaan bangunan, namun proses pengerjaan pengecatan mungkin hanya dalam waktu satu bulan tapi lebih dari itu adalah proses dialog dan interaksi dengan warga Linggwastu.

”Dengan hasil nyata bagi perbaikan lingkungan telah terbangun sejak Tahun 2014. Dan terus berlanjut interaksi ini di mulai dengan proses pemetaan dan kajian,” katanya.

Lanjutnya, melalui kampung kreatif mengidentifikasi komunitas lokal serta berbagi isu lingkungan dan sosial, karakteristik serta potensi wilayah tersebut. ”Program ini dilanjutkan dengan peyelengaraan beragam aktivitas bagi warga linggawastu dan pulosari, serta pelatihan wirausahawan dan pengembangan produk,” jelasnya. (pan/ign)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.