Pedagang Rugi Miliaran

Pedagang Rugi Miliaran
ACHMAD NUGRAHA/JABAR EKSPRES
MATIKAN EKONOMI: Sejumlah warga mendorong pemotor yang mengalami mogok karena genangan air di Dayeuh Kolot, Kabupaten Bandung, beberapa waktu lalu. Akibat banjir, pedagang pun merugi.
0 Komentar

”Dampak banjir, ada kenaikan harga bahan baku, tapi tak signifikan. Seperti dendeng dan rangginang, karena dampak cuaca juga di musim dengan curah hujan yang tinggi seperti ini, kalau ditanya soal dampak, ya pastinya ada, tapi tidak signifikan yang pasti omzet pastinya menurun,” ungkap Poppy

Lebih lanjut lagi Poppy menerangkan, selain IKM, sejumlah pabrik-pabrik yang ada di Kabupaten Bandung, pastinya ikut terdampak. Dia pernah menerima laporan jika truk yang hendak mengirimkan barangnya ke Jakarta terpaksa menepi di Rancaekek, tepatnya di depan pabrik PT. Kahatex.

”Kata supirnya, dia sampai tidur di jalan. Sebab, kendaraanya tiba bisa melaju kalau memaksakan menembus genangan, kalau memaksakan bisa mogok,” ucapnya.

Baca Juga:Setiap SKPD akan Dibuat WebsiteGuru Tak Perlu Mendidik Berlebihan

Sementara itu, Aa Suherman, 55, salah seorang pedagang kue kering di Pasar Dayeuhkolot membenarkan, jika banjir yang merendam kawasan Dayeuhkolot dan sekitarnya itu telah melumpuhkan usahanya. Sebab, sejak dua pekan terakhir banjir mengepung daerah itu, aktivitas pasar terhenti.

”Saya tetap buka tiap hari, cuma yah begini saja sepi enggak ada pembeli. Di mana-mana banjir, orang enggak ada yang belanja. Semenjak banjir, omzet saya turun hingga 90 persen lebih,” paparnya. (yul/rie)

0 Komentar