Klaim Pengerjaan Irigasi Capai 90 %

Selain itu, kata Tanwar, irigasi Pasirangin di Kecamatan Cipatat yang rusak akibat longsor sejak Oktober 2016 masih dalam proses perbaikan yang ditargetkan akhir September bisa selesai. Sebab, irigasi tersebut mampu mengairi 521 hektare di Desa Kertamukti, Sumurbandung, Sarimukti, dan Cipatat. “Sesuai kontrak irigasi Pasirangin harus selesai akhir bulan ini,” terangnya.

Untuk mengantisipasi terjadinya kekeringan pada lahan pertanian, pihaknya akan melakukan pengaturan air di seluruh pintu irigasi mulai dari wilayah selatan, tengah dan utara. “Kita akan memanfaatkan air yang tersedia di setiap irigasi. Caranya dengan melakukan sistem bergilir agar air ini dapat tersalurkan ke sejumlah lahan pertanian atau lahan sawah,” katanya.

Menurut Tanwar, saat ini Kabupaten Bandung Barat memili 450 daerah irigasi (DI). Terdiri dari 21 irigasi teknis, 10 irigasi semi teknis dan sisanya irigasi sederhana. “Irigasi teknis itu memiliki bangunan memadai disertai dengan kelengkapan pengaturan air di pintu irigasi. Sementara, irigasi semi teknis dan sederhana belum memiliki kelengkapan di bangunan irigasinya,” ungkapnya. (drx/bun)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.