oleh

Terbanyak di SNMPTN, 268 Mahasiswa Asal Kota Bandung Masuk Unpad

Sementara itu, para calon mahasiswa tersebut langsung mendapatkan arahan dari Sekretaris Daerah Kota Bandung Yossi Irianto di Pendopo Kota Bandung, kemarin. Yossi, pendidikan sangat berperan penting dalam proses pembangunan. Dia menggambarkan kondisi Kota Bandung saat ini yang dipenuhi dengan berbagai potensi, mulai dari ekonomi, sosial, hingga sumber daya manusia. Misalnya, pertumbuhan ekonomi sudah mencapai 7,8 persen.

”Itu sangat tinggi. Tapi kita harus tetap iringi dengan pertumbuhan kualitas sumber daya manusia. Kita perlu sumberdaya yang kompetitif agar mampu menghadapi dunia global,” kata Yossi.

Baca Juga:  58 Tahun Berdiri, Begini Giat Dies Natalis Fakultas Peternakan Unpad

Yossi mengatakan, pendidikan menjadi salah satu jalan untuk meningkatkan taraf hidup masyarakat. Oleh karena itu, program-program pendidikan di Kota Bandung selalu menjadi prioritas, terutama dalam hal meningkatkan akses bagi warga kurang mampu.

Akses tersebut juga, kata dia, diberikan kepada mereka yang ingin mengenyam pendidikan tinggi. Tahun ini, pemerintah kota telah bekerja sama dengan 55 perguruan tinggi negeri maupun swasta di Kota Bandung. ”Tujuannya agar sinergitas antar lembaga bisa terjalin. Kita ingin memberikan beasiswa kuliah bagi warga kurang mampu,” kata Yossi.

Baca Juga:  58 Tahun Berdiri, Begini Giat Dies Natalis Fakultas Peternakan Unpad

Pemkot Bandung, kata dia, telah menggelontorkan dana sebesar Rp 20 miliar untuk beasiswa sarjana, yang dititipkan melalui instansi-instansi pendidikan tinggi.  Beasiswa itu, khusus ditujukan bagi mahasiswa ber-KTP Kota Bandung. ”Mereka yang dinyatakan lolos dalam seleksi akan mendapatkan bantuan biaya perkuliahan sebesar Rp 4-6 juta per tahun,” katanya.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

Baca Juga