Seruduk Lima Motor dan Angkot, Tiga Tewas

Seruduk Lima Motor dan Angkot, Tiga Tewas
0 Komentar

Dugaan sementara peristiwa bus Primajasa menabrak angkutan kota dan empat sepeda motor terjadi lantaran bus mengalami masalah di sistem pengereman.

”Informasi dari penumpang katanya saat masih di jalan tol juga kondektur sudah membawa ganjal kayu. Sebab, rem bus blong,” tambah Dudu.

Saat ini korban kecelakaan sudah dievakusi ke Rumah Sakit Umum Daerah Bayu Asih Purwakarta. Selain korban tewas, korban luka dari angkutan umum juga menjalani perawatan di rumah sakit pemerintah daerah tersebut.

Baca Juga:Hidup Lebih Sehat Tanpa Sampah40 Persen Warga Belum Patuh Pajak

Sebelumnya, pasca kecelakaan, sopir bus Primajasa melarikan diri dan hingga saat ini dalam pengejaran polisi.

Di sisi lain, PO Bus Primajasa mengaku akan bertanggung jawab dan menyantuni seluruh korban kecelakaan di Purwakarta.

Humas PO Primajasa Deden Galih menyebutkan, insiden kecelakaan yang terjadi di Purwakarta sangat disesalkan pihaknya. Untuk itu, PO Primajasa siap bertanggung jawab.

”Kita siap berikan biaya pengobatan dan santunan bagi para korban,” kata Deden, kemarin (13/3).

Pihaknya meminta maaf yang sebesar-besarnya bagi keluarga korban. Selain itu, pihaknya pun mengklarifikasi jika kernet dan sopirnya tidak melarikan diri. ”Sopir dan kernet sama sekali tidak kabur. Tapi, takut jika terjadi main hakim sendiri oleh warga,” ujarnya. (yul/rie)

0 Komentar