bandungekspres.co.id, SOREANG – Anggota Komisi X DPR/MPR RI, Dadang Rusdia berharap masyarakat Kabupaten Bandung tidak sampai meninggalkan seni dan budaya Indonesia, meskipun berada di tengah era modernisasi seperti saat ini.
Dia tidak berharap jika pemiliknya sendiri tak mencintai seni dan budaya yang merupakan sebuah kearifan lokal, meski demikian dia juga menginginkan para seniman dan budayawan tidak monoton tapi terus melakukan inovasi dan meningkatkan kreativitasnya. ”Jika tidak, maka seni budaya Indonesia bisa ditinggalkan dan seni budaya milik bangsa lain yang akan mengisinya,” ujarnya usai menghadiri acara pementasan wayang golek di Yayasan Giriharja 5, Kampung Jelekong Kabupaten Bandung.
Meski harus melakukan inovasi dan kreativitas, tetapi tetap tanpa harus meninggalkan pakem dan falsafahnya. ”Dengan kata lain harus mengkombinasikan antara seni budaya tradisional dengan kondisi kekinian. Sehingga, tetap digemari oleh masyarakat,” imbuhnya.
Baca Juga:Walhi Pesimis 2020 Bebas SampahBupati Dianggap Gagal Tanam Aren
Mau tidak mau, sebut Dadang, saaat ini seni tradisi mulai bergese. ”Nuansa seni budaya Sunda hilang berganti dengan budaya luar. Contoh kecilnya, saat ini kalau orang nikahan kayaknya nggak sah kalau tidak nanggap elektunan (dangdutan). Orang Sunda sendiri sudah jarang menampilkan kesenian Sunda, ini yang harus menjadi perhatian bersama,” tambahnya.
Masalah kebudayaan ini, kata Dadang, harus terus didorong. Sebab, kebudayaan intinya memanusiakan manusia. Sehingga, jangan sampai terus tergerus oleh budaya dan pergaulan global. Karena memang, tata pergaulan masyarakat yang sudah mengglobal ini, membuat berbagai budaya dan paham masuk dan berbaur melalui media yang ada. Hal tersebut adalah ancaman serius yang terus menggerus karakter kebangsaan.
”Bagaimana carannya menjaga agar tata nilai karakter bangsa ini tetap menjadi kekuatan. Yakni dengan mengembalikan atau mendekatkan kembali masyarakat dengan seni budayanya sendiri. Kita ini punya wayang golek,silat, calung dan lainnya,” sebutnya.
Untuk itu, lanjut Dadang, para pelaku seni budaya ini dituntut untuk piawai dan cerdas melakukan modifikasi sesuai apresiasi dan tontonan masyarakat. Disisi lain, pemerintah pun terus berupaya mengembalikan kejayaan seni budaya nusantara. Yakni melalui berbagai program pendidikan kebudayaan, pemeliharaan situs budaya, membantu komunitas dan mendorong kebudayaan sebagai duta Pariwisata Indonesia.
