Ade menuturkan, sejauh ini distribusi rasta cukup lancar. Pembayaran dari penerima tidak banyak menemui kendala. ”Memang ada yang menunggak 1-2 kali, tetapi jika lebih dari itu distribusi akan distop,” katanya. Soal kualitas rasta, Ade meminta agar pengelola rasta di tingkat desa tak segan mengembalikan rasta yang tidak layak.
Kualitas rasta yang buruk, menurut dia, terjadi karena beras tersebut terlalu lama di simpan di gudang Bulog. Namun, pada umumnya memang beras ini baik dan layak untuk dikonsumsi. ”Memang kalau di lapangan ada saja yang memang kurang baik, tapi secara umum layak untuk dikonsumsi,” pungkasnya. (drx/fik)
