Korban Terus Bertambah, Kerugian Tembus Rp 867 Juta

Korban Terus Bertambah, Kerugian Tembus Rp 867 Juta
0 Komentar

bandungekspres.co.id, BANDUNG – Kemungkinan bertambahnya korban penipuan paket lebaran terbukti. Bahkan, polisi melansir, total kerugian sudah mencapai Rp 867 juta setelah sebelumnya tercatat Rp Rp 536 juta.

Dari pantauan, ribuan orang memadati Mapolsek Paseh. Mereka di antaranya para korban dan sejumlah pengepul yang mengaku sama-sama jadi korban aksi tipu daya JJ, 37, warga Desa Mekarpawitan Kecamatan Paseh Kabupaten Bandung.

Rata-rata mereka emosi dengan apa yang menimpa mereka. Bahkan, beberapa pengepul pun tak kuasa menahan tekanan dari para korban yang menagih uang mereka.

Baca Juga:Siapkan Rp 10,7 Triliun UPK, BI Jabar Gagas Gerakan GepukMenembak Jabar Pecahkan Rekor Nasional

Salah seorang korban Teti Nursanti, 28, mengaku, tak kuat menahan cibiran dan hujatan para korban lain. Sementara, dia juga merasa dalam posisi tidak bersalah.

Teti mengatakan, para korban umumnya bukan warga yang berada. Rata-rata merupakan karyawan pabrik, petani sayuran, hingga ibu rumah tangga.

”Semua emosi, semuanya marah sama saya. Saya tidak tahu apa-apa, karena uang yang anggota setorkan pada saya, langsung dibayarkan kepada Eni yang merupakan pengepul di bawah arahan JJ,” kata Teti kepada Jabar Ekspres, kemarin (20/6).

Teti mengaku, warga yang menjadi anggota bawaan dirinya ada 156 orang dari wilayah Ibun, Pacet, Cicalengka dan Solokan Jeruk. ”Total yang dikumpulkan dari anggota saya Rp 145 juta,” singkatnya sambil menangis.

Dia memerinci, anggota yang ikut pada dirinya, dijanjikan memperoleh Rp 200 ribu sampai Rp 12 juta. Kalkulasinya, dihitung hitungan dari Rp 5 ribu sampai 100 ribu per minggu selama 40 minggu. ”Kami di iming-imingi dengan berbagai bonus,” ungkapnya.

Teti mengatakan, yang ikut keanggotaan seminggu Rp 5 ribu mendapatkan bonus minyak satu liter, mie gelas 5, terigu 1 kilogram. Kemudian, yang ikut dengan nominal Rp 100 ribu mendapatkan minyak goreng 5 liter,  kacang kupas 2 kilogram dan kue coklat kaleng 1 keler. ”Yang disetorkan dari anggota saya, seluruhnya disetorkan ke JJ. Saya tidak pernah potong sedikit pun,” ungkapnya.

Bukan hanya paket uang saja, tutur Teti, ada beberapa orang yang mengikuti paket sahur dan parsel anak, paket sahur sebesar Rp 5 ribu selama 40 minggu dan paket anak dari Rp 3000 sampai Rp 4.000 selama 40 minggu.

0 Komentar