Jalur Alternatif Wanayasa Mulai Diperbaiki

jalur alternatif wanayasa
ISTIMEWA
RUSAK BERAT: Sejumlah pengendara melintasi kawasan jalan alternatif yang sedang diperbaiki. Jalur ini kerap menjadi pilihan kedua saat macet.
0 Komentar

bandungekspres.co.id, PURWAKARTA – Pemerintah provinsi mulai melakukan perbaikan jalur alternatif di kawasan jalan Wanayasa, yang menghubungkan Kabupaten Purwakarta dengan Kabupaten Subang.

Pengawas Perbaikan Jalan pada Dinas Bina Marga Provinsi Jawa Barat Asep Suhara mengatakan, guna mencapai target kelancaran arus mudik lebaran tahun ini. ”Diperkirakan ada sepanjang 2 kilometer titik kerusakan. Di antaranya yang terparah ada di Ranca Darah. Kita targetken 10 hari menjelang Lebaran perbaikan sudah dapat diselesaikan,” terang Asep, kemarin (10/6).

Menurut dia, kondisi jalan itu memang butuh perbaikan. Sebab, sejumlah titik jalur alternatif memiliki fungsinya vital dan krusial. Sebab, dapat digunakan untuk memecah terjadinya kemacetan arus lalu lintas. Di antaranya, jalur alternatif Wanayasa-Subang.

Baca Juga:Sering Boyong Keluarga ke Luar KotaDorong Kelanjutan Pendidikan ABK

Semetara Malik, 29, warga Wanayasa mengatakan, perbaikan jalan penghubung Purwakarta-Wanayasa dikerjakan setiap kali menjelang Lebaran. Namun, tahun ini hanya menambal badan jalan yang rusak tepat di Kecamatan Pondoksalam menuju Wanayasa.

Sementara itu, selama Ramadan jajaran Polsek Cimanggung disibukan dengan aktivitas pasar tumpah dadakan jajanan berbuka puasa yang kerap membuat kemacetan. Akibatnya, petugas kepolisian harus kerja ekstra mengatur arus lalu lintas di jalan itu.

Kapolres Sumedang, AKBP Agus Iman Rifa’i, SIK, SH, MH melalui Kapolsek Cimanggung, Kompol M.A Taufan TS, SH, mengatakan, potensi gangguan kemacetan lalulintas selama bulan puasa diakibatkan salah satunya pasar tumpah penjual jajanan untuk berbuka puasa di jalan.

”Anggota telah disiagakan antisipasi jika ada kemacetan lalu lintas segera turun mengurai kepadatan kendaraan. Kepadatan lalulintas mulai dari pukul 16.00 hingga pukul 18.00. Titiknya sepanjang Jalan Parakanmuncang,” ujarnya, kemarin.

Di bagian lain, momenm puasa juga banyak dimanfaatkan sebagian orang untuk melakukan kejahatan. Salah satunya adalah pencurian rumah kosong.

”Rumah yang kadang ditinggal kosong oleh pemiliknya sekedar hanya untuk membeli bukaan buat puasa atau sahur, menjadi kesempatan bagi pelaku untuk mencuri,” paparnya.

Dalam mencegah gangguan Kamtibmas salah satunya pencurian rumah kosong, pihaknya selalu meningkatkan patroli. Selain itu antisipasi juga agar masyarakat untuk tidak menjual dan membeli petasan karena mengganggu kepada orang yang sedang khusu beribadah dan menjalankan puasa wajib. (yus/din/kos/rie)

0 Komentar