Kibar Harus Berkontribusi Positif

KIBAR
DOKUMENTASI BJB
 PEDULI SOSIAL: Ketua Umum Kerukunan Istri Bank Bjb (Kibar) Heni Ahmad Irfan menyerahkan santunan ke sejumlah anak yatim saat peringatan HUT Kibar ke-15 di GOR Bank Bjb, Jalan Naripan, Kota Bandung, Rabu (25/5/2016). Dalam kiprahnya, Kibar ikut berperan aktif dalam kegiatan sosial terhadap masyarakat berupa pembagian sembako, donor darah serta pemberian santunan.
0 Komentar

”Ketika orangtuanya soleh, Insya Allah benefit ke anak juga baik. Makanya, di sini para orangtua di daerah perlu banyak diingatkan kembali soal itu. Mengenai pola yang baik dan benar mendidik anak,” paparnya lagi.

Sementara itu, tokoh perempuan Jawa Barat Tje Popong Djunjunan menambahkan, Kirab harus bisa memaksimalkan waktu dalam 24 jam. Dengan kata lain, harus bisa membagi waktu antara diri sendiri, pengabdian kepada suami dan keluarga.

Gambarannya, kata Popong dan video khusus untuk Kirab, ada delapan jam untuk istirahat (tidur), membaktikan diri kepada keluarga, dan beraktivitas positif yang mendorong kinerja suami secara efektif dan efisien.

Baca Juga:Pemkab Diminta Bentuk Dinas Khusus PADGedung B Pemkab Baru Dibangun, Rusak Lagi

”Yang tidak kalah penting, adalah konsisten dalam menjalaninya. Harus bisa seimbang, tidak bisa hanya mementingkan diri sendiri. Terlebih, Kirab adalah sebuah organisasi yang sebisa mungkin mendorong kinerja suami lebih baik,” tandasnya.

Di bagian lain, jalannya acara juga diisi beragam kegiatan positif. Selain penampilan kabisa dari anggota Kibar, perhelatan juga diisi dengan pemberian sumbangan untuk 400 anak dari yayasan anak yatim dari Kampung Mukapayung, Desa/Kecamatan Cililin, Kabupaten Bandung Barat. (rie)

0 Komentar