oleh

Bupati Minta Tarif Angkutan Umum Harus Turun

bandungekspres.co.id, LEMBANG – Bupati Bandung Barat Abubakar meminta tarif angkutan umum di wilayah Kabupaten Bandung Barat harus melakukan penyesuaian tarif pasca diumumkannya penurunan harga bahan bakar minyak (BBM) oleh pemerintah. Bahkan, penyesuaian tarif tertuang dalam Surat Edaran Menteri Perhubungan Nomor SE 15 Tahun 2016 tentang penyesuaian tarif angkutan umum kelas ekonomi yang dikeluarkan 1 April dan baru diberlakukan pada 7 April 2016 mendatang.

Seperti diketahui, pemerintah pusat mengumumkan penurunan harga BBM untuk Premium dari Rp 6.950 menjadi Rp 6.450/liter dan harga Solar dari Rp 5.650 menjadi Rp 5.150/liter yang diberlakukan pada 1 April 2016 lalu. ’’Memang kami juga masih menunggu informasinya. Pada intinya, harus turun tarif angkutan umum,” kata Abubakar, di Lembang, kemarin.

Menurut Abubakar, ketika harga BBM turun, tentu tarif angkutan umum sebagai sarana tranportasi masyarakat luas harus mengikuti penurunan. Sebab, kata Abubakar, masyarakat ekonomi ke bawah akan merasakan dampak ketika tarif angkutan umum ini ikut turun. ’’Jangan sampai ketika harga BBM naik semua ikut naik termasuk tarif angkutan umum. Tapi, ketika turun malah tidak turun, itu yang kami tidak harapkan,” tegasnya.

Dikatakan Abubakar, Dinas Perhubungan, Komunikasi dan Informasi (Dishubkominfo) Kabupaten Bandung Barat saat ini tengah melakukan komunikasi dengan Organisasi Angkutan Darat (Organda) Kabupaten Bandung Barat untuk memastikan penyesuaian tarif ini. ’’Penurunan BBM ini akan dirasakan oleh masyarakat yang setiap harinya naik angkutan umum,’’ katanya.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

Baca Juga