oleh

Dinkes Jabar Imbau Masyarakat Tidak Main Air

Dia mengatakan, pihaknya sudah mempersiapkan segala sesuatunya. Dinkes Jabar bekerja sama dengan Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) untuk melakukan pantauan terhadap daerah yang rawan bencana lainya. ”Misalnya seperti kasus di Kabupaten Bandung, BMKG dan Dinkes sebelumnya bekerja sama untuk melakukan mapping terhadap daerah-dearah di Jawa Barat yang rawan banjir ataupun tanah longsor,” ujarnya.

Dinkes sendiri sudah memberikan bantuan kepada posko-posko banjir di sana. Alma pun memastikan jika stok obat yang ada di posko masih cukup untuk posko-posko di sana. ”Bantuan pun sudah diberikan, bahkan ada juga bantuan dari Fakultas Kedokteran yang terjun membantu. Ada juga kegiatan masyarakat yang turut mebantu. Untuk stok obat masih cukup termasuk dengan yang kemarin tergenang,” ujarnya.

Namun dari banjir yang terjadi di Kabupaten Bandung tersebut, Alma mendapatkan hikmah jika semua orang tidak bisa melawan alam. Akan tetapi jika manusia bisa ramah dengan alam, maka alam juga akan ramah. ”Lihat saja kemarin menemukan begitu banyaknya sampah plastik, sterofoam. Itu patut dipertanyakan,” tutupnya.(mg1/gun/fik)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.