Polisi Belum Temukan Indikasi Lain

Penggeledahan Rumah Terduga Teroris
FAJRI ACHMAD NF / BANDUNG EKSPRES
SITA BARANG BUKTI: Tim Densus 88 dibantu Unit Jibom Polda Jabar, Polres Bandung dan Polrestabes Bandung melakukan penggeledahan terhadap rumah kediaman terduga teroris di Bojong Malaka Indah, Kecamatan Baleendah, Kabupaten Bandung, kemarin (12/1). Tim gabungan menyita sejumlah barang bukti terkait keterlibatan terduga dengan ISIS
0 Komentar

Kepala Sekolah SMAN 1 Dayeuhkolot Suhendan Suhala ngatakan, jika FRR terpengaruh terorisme setelah dia lulus dari sekolah. ”Mungkin di perguruan tinggi terpengaruhnya, kalau di sini sepertinya tidak mungkin,” katanya.

Sementara itu, Kapolres Bandung, AKBP Erwin Kurniawan menjelaskan, berbagai kendala dihadapi oleh petugas kepolisian dalam mendeteksi pergerakan jaringan terorisme, terutama dalam perekrutan. ”Kegiatan mereka itu di bawah tanah, jadi cukup menyulitkan kita,” katanya.

Dari berbagai pengungkapan jaringan teroris, perekrut biasanya merupakan orang luar yang berpindah-pindah tempat untuk mencari anggota baru.

Baca Juga:”Hammer Boy” Hanya Jalani RehabilitasiFokus Benahi Puskesmas

”Salah satu cara efektif untuk menutup ruang gerak terorisme adalah partisipasi masyarakat dan aparat kewilayahan di Masyarakat seperti RT dan RW,” kata Erwin.

Erwin mengatakan, saat ini budaya tersebut sedikit luntur. Sehingga orang-orang baru bisa dengan mundah mendatangi perkampungan tertentu tanpa melapor dulu kepada aparat setempat. Padahal, dengan lapor 1×24 jam, RT atau RW juga bisa dengan mudah mendeteksi pendatang baru. (yul/rie)

 

0 Komentar