bandungekspres.co.id – Setelah melakukan olah TKP, polisi memastikan ledakan di gedung Multi Piranti berasal dari granat. Polisi pun mengakui pelaku pelempar granat ini adalah orang yang profesional.
“Kami sudah lakukan olah TKP dan sekeliling lokasi, ini diperkirakan adalah lemparan granat,” ujar Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya Kombes Pol Krishna Murti saat di lokasi kejadian ledakan di Jalan Raden Inten II RT 08 RW 10 Kelurahan Duren Sawit, Jakarta Timur, Senin (16/11).
Diakui Krishna juga pelaku pelempar granat ini memiliki keahlian yang tinggi, karena menurutnya melempar granat bukanlah hal yang mudah.
“Dari hasil pemeriksaan awal kami, pelaku menjalankan aksinya dengan mulus,” sambung Krishna.
Baca Juga:Belum Ikut UKG? Tenang, Ada Jadwal UKG SusulanLurah Bakal Diberikan Rapor
Perwira menengah ini juga menilai pelemparan granat yang dilakukan pelaku tepat di depan halaman, dekat pintu masuk utama Gedung Multi Meranti Graha menjadi salah satu alasan kepolisian mengklasifikasikan pelaku sebagai pihak yang sudah terlatih dalam melempar granat.
Dirinya menyebut pelemparan granat itu tidak mudah karena polisi telah dilatih untuk melakukan hal itu. “Kami Sebagai polisi tahu bagaimana kesulitan melakukan itu (lempar granat),” lanjut Krishna.
Sebelumnya diketahui ledakan yang diduga berasal dari granat terjadi pada pukul 03.30 dinihari, akibat dari ledakan itu satu petugas keamanan mengalami luka karena terkena pecahan kaca akibat ledakan. Dia adalah Maulana, saat ini yang bersangkutan sudah ditangani dan berada di Rumah Sakit Islam Pondok Kopi. (elf/JPG)
