Ambil Alih Stadion Bima

Stadion Utama Bima
ISTIMEWA
KURANG TERAWAT: Pemerintah Kota Cirebon rencananya akan mengambil alih Stadion Bima yang saat ini kondisinya kurang terawat. Ini pun akan menjadi aset bagi Pemkot Cirebon.
0 Komentar

[tie_list type=”minus”]Sudah Ada Kesepakatan Antara Pemkot dan Pihak Pengelola[/tie_list]

CIREBON – Wali Kota Cirebon Nasrudin Azis berjanji akan segera berupaya untuk menyelematkan nasib Stadion Utama Bima. Sampai saat ini, status kepemilikan stadion terbesar di Wilayah III Cirebon masih berada di PT Pertamina. Sayangnya, kondisi Stadion Bima semakin terbengkalai.

Azis mengungkapkan, antara Pemerintah Kota (Pemkot) Cirebon dengan PT Pertamina sudah dicapai kesepakatan mengenai pengelolaan Stadion Utama Bima. PT Pertamina, kata Azis sudah merelakan asetnya untuk dikelola Pemkot Cirebon. ”Sudah ada MoU (Memorandum of Understanding) antara Pemkot Cirebon dan Pertamina. Jadi pada prinsifnya, pihak Pertamina sudah oke,” katanya.

Sayangnya, pengalihan status kepemilikan Stadion Utama Bima, kata Azis, tak cukup hanya kesepatan antara Pemkot Cirebon dengan Pertamina. Untuk memiliki sepenuhnya Stadion Utama Bima, Pemkot Cirebon harus mengantoni surat ijin dari kementrtian keungan. ”Lebih lanjut kita akan jemput bola, karena untuk mengelola aset ini kita perlu restu dari Kementrian Keuangan,” jelasnya.

Baca Juga:Pacu Transaksi, BEI Dorong BUMN IPOKorsel Ekspor Makanan Halal

Menurut Azis, Pemkot Cirebon sudah mengajukan anggaran untuk rehabilitasi Stadion Utama Bima. ”Anggarannya sudah kami usulkan dan sudah siap. Namun kami belum bisa mempergunakannya karena belum sesuai nomenklaturnya,” tambahnya.

Hal senada diungkapkan Ketua DPRD Kota Cirebon, Edi Suripno. ”Saya dan Pak Walikota juga Pak Sekda sudah sepakat untuk mempercepat proses pengambil alihan aset Stadion Bima,” ujar pria yang juga Ketua Asosiasi Kota (Askot) PSSI Cirebon itu.

Menurut Edi, pada masa kepemimpinan Almarhum Walikota Ano Sutrisno, Pemkot Cirebon sudah berkirim surat dengan Kementrian Keungan RI. Namun, sampai saat ini prosesnya belum selesai. ”Kita akan coba lagi untuk menindak lanjuti. Stadion ini kan bukan aset pital, jadi saya rasa bisa cepat prosesnya,” katanya.

Jika proses peralihan kepemilikan itu berhasil. Tanggung jawab Pemkot Cirebon tentu saja tidak sebatas merehabilitasi Stadion Utama Bima, namun juga melakukan pengelolaan selanjutnya. Ongkos mengelolaan stadion sepak bola tentu tidak sedikit. Apalagi Kota Cirebon tidak memiliki klub sepak bola yang berlaga di kompetisi nasional untuk menarik banyak penonton ke stadion.

0 Komentar