Bupati ke Belanda, PNS Cuek Bolos

Razia PNS
Dokumentasi/bandung ekspres
TERJARING RAZIA: Salah satu pegawai negeri sipil Pemda Kota Bekasi saat ditemukan pergi ke pusat perbelanjaan pada saat jam kerja. Petugas Satpol PP merazia PNS yang masih bepergian saat belum memasuki jam pulang kerja baru-baru ini.
0 Komentar

Menanggapi gedung SKPD yang mendadak sepi, disesalkan Wakil Bupati Bandung Barat Yayat T Soemitra. Menurut dia, kendati pada Kamis (24) kemarin libur Idul Adha, tapi pada Jumat (25/9) para pegawai beserta pimpinannya wajib hadir untuk melayani masyarakat. ”Terkecuali kalau ada yang cuti itu tidak jadi soal, tapi kalau yang bolos pasti ada sanksi,” tegasnya.

Yayat menyatakan, jangan sampai ketika pimpinan sedang bertugas ke luar negeri atas undangan dari Belanda, dimanfaatkan oleh bawahannya untuk tidak masuk kerja. Dia berpendapat, kepergian bupati beserta dinas terkait untuk keperluan Kabupaten Bandung Barat juga.

”Itu undangan dari Belanda untuk membahas mengenai pengelolaan air. Terakhir bantuan air dari Belanda untuk Bandung Barat diberikan untuk Desa Nyenang Kecamatan Cipeundeuy,” ungkapnya.

Baca Juga:135 Pejabat Esellon di MutasiTruk Keperosok, Rumah Jadi Korban

Yayat mendukung untuk undangan seperti ke Belanda, studi banding dan kunjungan kerja lainnya terus dilakukan dengan catatan untuk membawa manfaat bagi masyarakat Kabupaten Bandung Barat.

”Apalagi kepergian ke Belanda ini dibiayai oleh pihak Belanda sebagai orang yang mengundang, bukan dari APBD. Memang dijadwalkan segitu (9 hari, Red). Tapi, efektif kerjanya sekitar 5 hari, sisanya untuk perjalanan berangkat dan pulang nanti,” tandasnya. (drx/rie)

0 Komentar