PNS dan Pelajar Pilih Berteduh Saat Upacara Kemerdekaan

TASIK – Upacara bendera HUT Kemerdekaan RI ke-70 di Lapang Dadaha Kota Tasikmalaya dinilai oleh sebagian orang sangat tidak kondusif bahkan terlihat banyak PNS yang malah berteduh dan keluar dari barisan saat upacara berlangsung.
Dari pantauan radartasikmalaya.com (Grup Bandung Ekspres) barisan pasukan dibagian depan nampak begitu rapih dan tertib, namun begitu berbeda ketika melihat ke basisan bagian belakang. Terlihat banyak pelajar dan PNS yang malah duduk dan ngobrol bahkan ada pula yang berteduh di warung. Padahal saat itu bendera merah putih sedang dikibarkan.
Aji (30) anggota PMI Kota Tasikmalaya menilai, upacara HUT Kemerdekaan RI di Dadaha ini sangat tidak kondusif dan semberawut dan terkesan tidak disiplin. ”Masih kalah atuh sama upacara di kelurahan,” ungkapnya.
Menurutnya upacara tahun ini lebih semerawut dibandingkan tahun kemarin. ”Harusnya ada yang ngatur dan ngecek ke belakang,” terangnya.
Iim Mutmainah (17) salah seorang peserta asal perguruan tinggi di Kota Tasikmalaya juga menyayangkan sikap para PNS dan pelajar yang tidak disiplin.
Saat ditanya, para PNS tersebut mengaku kepanasan sehingga keluara dari barisan dan lebih memilih untuk berteduh di bawah pohon.
Sementara itu, puluhan siswa yang mengikuti upacara bendera memperingati HUT Kemerdekaan RI ke-70 di Lapangan Dadaha, Cihideung Kota Tasikmalaya Jawa Barat jatuh pingsan bahkan sebelum upacara dimulai pagi tadi (17/8).
Salah satunya yaitu Seni Septiani siswi salah satu SMP di Kota Tasik ini mengaku belum makan dari rumahnya. Karena sejak pagi hari dia harus mempersiapkan diri untuk upacara.
Saat diwawancara dia hanya bisa terbaring di posko kesehatan yang sudah dipersiapkan. Dia mengaku lemas karena selain belum sarapan, terik matahari membuatnya tidak bisa bertahan untuk terus berdiri. Sedikitnya 30 orang yang dirawat di posko kesehatan karena tidak bisa melanjutkan upacara dalam barisan. Mereka didominasi oleh para siswi baik SMP maupun SMA. (den/rga/mio)


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *