Toni juga mengungkapkan, sebenarnya pemerintah harus diberi kesempatanuntuk menata ulang terkait kebijakan-kebijakan yang ada, dan untuk menata ulang kebijakan-kebijakan yang ditinggalkan. ’’Sebetulnya kebijakan ini tidak terlepas dari pemerintahan yang lalu, jadi diberikan kesempatan untuk menata ulang. Kalau pun ada sikap kritis dari mahasiswa itu silahkan-silahkan saja,’’ ucapnya. (yul/far)
Setuju Kritisi Pemerintahan

TUNJUKKAN KEKUATAN: Mahasiswa ‘duduki’ kantor MPR-DPR saat Mei 1998 lalu. Hal serupa rencananya akan kembali dilakukan 20 Mei 2015, dengan isu menggulingkan Jokowi.