oleh

Pastikan Tiket Fantastic Four

SMAK 1 BPK Penabur Sukses pada Debut Pertama

dblBANDUNG – Tim basket putri SMAK 1 BPK Penabur Cirebon memastikan tiket ke fantastic four, usai mengungguli SMAN 1 Margahayu dengan skor 12-30 di ajang Honda Developmental Basketball League (DBL) West Java Series East Region 2015 yang berlangsung di GOR Pajajaran, Kota Bandung, kemarin (16/2). Tim asuhan Andi Idrais ini pun sekaligus menjadi tim pertama yang lolos ke babak semifinal.

Sebelum meraih kemenangan, kedua tim sempat tampil ngotot. Bahkan, mereka sama- sama menurunkan para pemain intinya. Tim SMAK 1 BPK Penabur Cirebon sendiri menurunkan Denience A.G, Siska L, Febby O, Natasha DS, Chynthia Husada dan Gabby. Sedangkan di kubu SMAN 1 Margahayu, yang turun sebagai starter yaitu, Afifah, Marha, Tasya, Adinda, Christine dan Salsabila.

Pertandingan seru sudah tersaji sejak kuarter pertama. Saling jual beli serangan diperagakan kedua tim. Di kuarter pertama, SMAK 1 BPK Penabur Cirebon langsung unggul.

Semangat juang para pemain SMAN 1 Margahayu belum mampu membendung serangan dari Denience dan kawan-kawan. Skor 8-6 untuk keunggulan SMAK 1 BPK Penabur mengakhiri kuarter pertama.

Di kuarter kedua, SMAN 1 Margahayu tak kunjung bangkit. Strategi yang diterapkan Pelatih SMAN 1 Margahayu, Wawa Sungkawa tampaknya tidak berjalan efektif. Terbukti, serangan demi serangan yang dilancarkan SMAN 1 Margahayu selalu kandas di tengah jalan. Kuarter kedua titutup dengan skor 8-14 masih untuk keunggulan SMAK 1 BPK Penabur Cirebon.

Di kuarter ketiga, SMAN 1 BPK Penabur Cirebon semakin menjadi-jadi. Sebanyak 13 poin dilesakkan Denience dan kawan-kawan, sekaligus memperlebar jarak perolehan angka. Sementara SMAN 1 Margahayu tak mampu menambah poin. Kuarter ketiga berakhir dengan kedudukan 27-8.

Keunggulan tersebut membuat SMAK BPK Penabur Cirebon semakin tak terbendung di kuarter akhir. Poin demi poin terus ditambah. Sedangkan SMAN 1 Margahayu tak kunjung memberikan perlawanan, dan terpaksa harus mengakui keunggulan SMAK 1 BPK Penabur Cirebon dengan skor akhir 12-30.

Menanggapi hasil ini, Pelatih SMAK 1 BPK Penabur Cirebon Andi Idrais mengaku bersyukur tim besutannya mampu melaju ke fantastic four. Terlebih, ini merupakan debut pertama timnya mengikuti ajang kompetisi basket terbesar di Indonesia ini.

”Puji Tuhan ya, ini luar biasa bagi kami tim daerah Cirebon, sebenarnya kita nggak ada target harus masuk final atau juara, tapi yang saya tekankan kepada anak-anak adalah ambil poin di setiap game dan fokus,” ujarnya, saat ditemui usai pertandingan, di GOR Pajajaran Kota Bandung, kemarin (16/2).

Berbanding terbalik dengan tim besutan Wawa Sungkawa, usai pertandingan, anak-anak asuhnya tampak kecewa dengan hasil pertandingan. Menurut Wawa, sebenarnya yang mereka tampilkan itu bukanlah permainan SMAN 1 Margahayu.

”Anak-anak tadi bermain di bawah peforma mereka. Dipertandingan sebelumnya, bahkan saat latihan mereka tidak seperti tadi. Mungkin anak-anak terlalu menganggap remeh lawan. Ya, jadinya seperti ini,” tukasnya. (mio/asp)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

Baca Juga