Warga Memilih Damai dengan Monyet, Tempat Wisata Mandiri Segera Dibuat

LEMBANG – Perseteruan antara Warga Kampung Andir, Desa Gudang Kahuripan Lembang, Kecamatan Lembang, Kabupaten Bandung Barat, dengan monyet liar di kawasan tersebut berbuntut panjang.

Warga yang mulai geram dengan serbuan kawanan monyet kelaparan hingga berani menjarah tanaman warga di kebun, berakhir dengan diracunnya tiga ekor monyet berwarna abu-abu itu hingga dua ekor mati.

Tak ingin konflik terus berkelanjutan, warga mulai mencari cara berdamai dengan kawanan monyet yang habitatnya ada di hutan Cadas Gantung, tepat di belakang permukiman warga.

Warga Kampung Andir disebut bakal membentuk wisata mandiri memanfaatkan kehadiran monyet ekor panjang yang kerap meneror permukiman sebagai sarana menjalin perdamaian.

Ketua RW 06 Kampung Andir, Desa Gudang Kahuripan, Kecamatan Lembang, KBB Ipung Saepul mengungkapkan pihaknya sedang melakukan pembahasan mengenai rencana pembuatan wisata mandiri tersebut.

“Kita ada rencana mau membuat wisata mandiri di lembah Cadas Gantung yang jadi habitat monyet ekor panjang, sekarang akan membahas dulu dan mematangkan rencana tersebut,” ungkap Ipung, Rabu (22/7).

Ipun melanjutkan jika wisata mandiri bisa direalisasikan monyet di Kampung Andir bisa terawat dan tidak kelaparan hingga akhirnya meneror dan bolak balik ke permukiman warga mencari makanan.

Namun untuk menuju ke pembentukan wisata mandiri, harus ada langkah adaptasi dan penyesuaian pola kehidupan kawanan monyet liar itu agar lebih jinak terhadap warga.

“Kita coba untuk adaptasi dulu dengan memberi makan monyet secara rutin. Jadi kalau terealisasi, konsepnya pengunjung yang memberi makan para monyet,” katanya.

Saat ini, untuk mengurangi intensitas teror monyet ekor panjang warga melakukan pemberian makanan sehari dua kali. Komunitas bernama Masyarakat Peduli Monyet tersebut digagas sejak ada kejadian seekor monyet mati ditabrak pengendara motor.

“Kita sekarang coba rutinkan dulu pelaksanaan pemberian makan ke monyet, karena baru berjalan seminggu. Memang di satu sisi terganggu tapi di sisi lain kan kasihan juga, karena habitat mereka terganggu sementara mereka kelaparan,” jelasnya.

Rencananya, pegiat fauna dan lingkungan Kabupaten Bandung Barat, Steve Ewon, akan turun tangan mendamaikan warga dengan kawanan monyet ekor panjang agar tak ada konflik berkepanjangan.

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan