oleh

Waduh! Penjual Lontong Positif Covid-19, Satu RT di Karangmekar Dikarantina

CIMAHI – Satu RT di RW 17, Kelurahan Karangmekar, Kecamatan Cimahi Tengah, Kota Cimahi harus karantina mikro di lingkungan tempat tinggalnya selama 14 hari.

Karantina mikro tersebut diterapkan setelah ada satu orang warga yang berprofesi sebagai penjual lontong dinyatakan positif terpapar Corona Virus Disease (Covid-19).

Wali Kota Cimahi Ajay Muhammad Priatna mengungkapkan karantina mikro atau Pembatasan Sosial Berskala Mikro (PSBM) diterapkan untuk mencegah perluasan penyebaran dan melakukan pemetaan terhadap sebaran Covid-19 di lingkungan tersebut.

“Akhirnya kita lakukan PSBM untuk satu RT di lingkungan pasien positif itu, sekitar 100 orang yang dikarantina, tapi nanti dipastikan lagi sesuai hasil swab test. Yang swab test hari ini ada sekitar 150 orang,” kata Ajay saat memantau pelaksanaan swab test di Jalan Lurah, Kelurahan Karangmekar, Jumat (5/6).

Pasien positif tersebut saat ini sudah menjalani perawatan di ruang isolasi khusus RSUD Cibabat. Yang bersangkutan sebelumnya menjalani rapid test di RS Mitra Kasih dengan hasil reaktif, kemudian dipastikan dengan swab test dan hasilnya positif.

Ajay mengaku penerapan PSBM di satu RT tersebut mendapatkan banyak penolakan dari warga setempat sebab dianggap membatasi warga untuk bekerja dan beraktivitas setiap harinya.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.