Tangani Sampah, Pemkot Cirebon Bangun Pusat Daur Ulang

CIREBON – Dalam sehari produksi sampah di Cirebon mencapai 500 ton. Dibutuhkan peran masyarakat dalam mengelola sampah sedari rumah.

Hal tersebut diungkapkan Wali Kota Cirebon Eti Herawati saat meresmikan Pusat Daur Ulang (PDU) Kota Cirebon di Jl Dukuh Semar, Kota Cirebon, Jumat (17/7).

Pusat Daur Ulang berkapasitas 10 ton per hari itu dinilai belum mampu mengurai masalah sampah di Kota Cirebon. Karenanya, kata Eti, Pemda Kota Cirebon akan membangun pusat pengolahan sampah di kawasan Argasunya.

Mesin pengolahan sampah akan didatangkan dari Jerman dengan kapasitas yang lebih besar. “Apabila mesin daur ulang dari Jerman tiba di Kota Cirebon akan menyelesaikan masalah,” kata Eti.

“Rencananya kami juga akan mengeluarkan kebijakan untuk pengurangan penggunaan kantong plastik untuk mengurangi sampah,” imbuhnya.

Sementara Kepala DLH Kota Cirebon, Abdullah Syukur mengatakan, adanya PDU Sampah bantuan KLHK diharapkan masyarakat bisa teredukasi untuk memilah sampah sejak dari rumah. Sehingga ketika sampai di tempat pengolahan, sampah bisa langsung dipisahkan kemudian diolah.

“Gerakan bank sampah di tingkat RW juga terus dilakukan. Dari 258 RW baru sekitar 20 RW yang berjalan,” pungkasnya.

Perlu diketahui, Pemerintah Kota (Pemkot) Cirebon mendapat bantuan PDU sampah dengan kapasitas 10 ton per hari hasil bantuan dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK). Bantuan itu disalurkan melalui Dirjen Pengelolaan Sampah Limbah B3 (Dirjen PSLB3) yang diresmikan pada Jumat, 17 Juli 2020. (rdh)

Tinggalkan Balasan