oleh

PNS Kota Bandung Diperintahkan Kerja di Rumah Sampai 31 Maret, Tapi Tidak Boleh Jalan-jalan

BANDUNG – Mulai hari ini, Selasa 17 Maret 2020 hingga 31 Maret 2020, sebagai langkah meminimalisir penyebaran wabah covid-19, Pemerintah Kota Bandung melalui Sekretaris Daerah resmi mengeluarkan surat mengenai penyesuaian sistem kerja Aparatur Sipil Negara (ASN), yaitu memperbolehkan ASN atau PNS untuk melaksanakan kerja dari rumah (work from home).

Kepala Badan Kepegawaian, Pendidikan, dan Pelatihan (BKPP) Kota Bandung, Yayan Ahmad Brillyana menyampaikan, PNS yang boleh kerja di rumah di tentukan oleh setiap kepala OPD, dan yang boleh hanya para staff dan pejabat pengawas, dengan maksimal 30 persen.

“Ada pembatasan untuk staf pejabat fungsional hanya 30 persen selebihnya ngantor biasa. Kecuali ada kebijakan lain yang sakit, usia 50 tahun dan baru pulang dari luar negeri,” ujar Yayan kepada Wartawan, di Balaikota Bandung, Selasa (17/03).

Tertanggal 16 Maret 2020 melalui surat edaran nomor 800/SE.031.BKPP/III/2020, ditegaskan bagi pejabat pimpinan, administrator, camat, dan lurah tetap masuk kantor.

Sementara kebijakan Work From Home atau WFH ini, hanya di bolehkan bagi para ASN atau PNS yang usia di atas 50 tahun dan rentan sakit, dan PNS yang sedang di luar kota dan di luar negeri.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.