Kalangan DPR RI Minta Menkeu Rombak Jajaran Dirjen Bea Cukai

Dalam hal Ini, anggota Komisi III lainnya, Arteria Dahlan meminta Jaksa Agung ST Burhanuddin menjerat seluruh pejabat bea cukai yang terlibat dalam kasus korupsi penyelundupan impor tekstil di bea cukai.

Dalam rapat kerja dengan Jaksa Agung, di Gedung DPR, Jakarta, Senin (29/6), Arteria mengatakan bahwa kasus korupsi impor tekstil tersebut sudah terjadi  bertahun-tahun yang merugikan keuangan negara hingga puluhan triliuiun

Di saat hampir bersamaan, anggota Polres Metro Jakarta Pusat menangkap Kepala Pangkalan dan Sarana Operasional Bea Cukai Tanjung Priok, Agus Purnady.

Dia diciduk Polisi bersama lima perempuan dan lima pria lainnya. Belakangan, yang bersangkutan direhabilitasi narkoba meski dinyatakan tak ada barang bukti narkoba ada padanya.

Kemarin, Menko Polhukam Mahfud MD juga memanggil Dirjen Bea Cukai, Heru Pambudi untuk menanyakan tindak lanjut berbagai kasus-kasus penyelundupan yang ditangani oleh Bea Cukai, salah satunya kelanjutan kasus penyelundupan Harley Davidson dan sepeda Brompton yang ditengarai dilakukan oleh Mantan Dirut Garuda Indonesia Ari Askhara pada akhir tahun 2019 lalu.

Kepada Dirjen Bea Cukai, Mahfud MD mengingatkan kasus-kasus penyelundupan jangan sampai terhenti karena alasan COVID-19.

“Kalau yang menyangkut kasus konkret, saya tanya bagaimana perkembangan kasus Garuda. Katanya berjalan, tapi karena ada COVID jadi agak terhambat. Saya bilang jangan terhambat karena COVID,” ujar Mahfud MD saat ditemui selepas pertemuan di Kantor Menko Polhukam,  belum ini. (bbs/yan)

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan