oleh

Joan Mir Ungkap Kegagalan di Seri Penutup

PORTIMAO – Algarve International Circuit atau yang juga dikenal dengan Sirkuit Portimao, menjadi penutup seri balap MotoGP musim ini. Lucunya, laga terakhir di Portugal ini justru tidak didominasi rider tiga besar. Bahkan juara baru MotoGP, Joan Mir hanya finis di posisi 20, sebuah catatan buruk seorang juara di laga penutup musim 2020.

Cuma bisa menempati P20 saat kualifikasi, masalah elektronik menjadi penyebabnya, menempatkan Joan Mir pada kondisi yang bisa dibilang anti klimaks. Rider muda asal Spanyol itu bahkan membuat kesalahan fatal, saat berusaha memgamankan posisi 12 di lap awal. Berbenturan dengan Francesco Bagnaia, diikuti benturan lain dengan Johann Zaro di Turn 3, kondisi motor Tim Suzuki Ecstar itu tidak lagi fit untuk balapan.

“Hari yang sial. Di lap pertama saya meraasa sangat percaya diri. Adrenalin yang mengalir dari otak saya mempermudah aksi overtake yang saya lakukan, dan harus diakui, itu sangat menyenangkan. Namun saya minta maaf untuk Pecco, karena terlalu agresif, terlalu berlebihan. Hal ini menyebabkan masalah pada sistem kelistrikan motor,” kata Joan Mir seperti dikutip dari Crash, Kamis (26/11).

Setelah rentetan benturan itu, rider berusia 23 tahun itu merasakan ada yang salah dengan kinerja GSXRR yang ditungganginya. Mulai dari gangguan pada kontrol traksi, hingga masalah ban yang digunakannya. Rekan setim Alex Rins itu mengaku tidak memiliki pilihan lain, selain mengakhiri laga yang dipenuhi kesialan itu.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.