oleh

DPRD Dorong Pemkot Awasi PSBB Proporsional

BANDUNG – Seluruh masyarakat diminta tidak menjadi euforia dengan kebijakan penerapan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) Proporsional. Hal itu disampaikan Ketua DPRD Kota Bandung, Tedy Rusmawan, Rabu (3/6).

Menurutnya, saat ini Kota Bandung masuk ke dalam kategori zona kuning.  Diketahui bersama, Pemkot Bandung memberikan kelonggaran penerapan PSBB secara proporsional bagi para pelaku usaha rumah makan atau restoran untuk dapat kembali dapat beroperasi, melalui Perwal no. 32 Tahun 2020.

Namun dengan pembatasan jumlah pengunjung hanya 30 persen dari total daya tampung rumah makan atau restoran. “Jadi kesempatan ini sebagai ajang euforia, karena meskipun saat ini Kota Bandung masuk kategori zona kuning pandemi Covid-19. Akan tetapi, berdasarkan data Dinas Kesehatan, untuk jumlah pasien positif masih relatif cukup tinggi,” katanya di Gedung DPRD Kota Bandung, Rabu (3/6).

Diakuinya dengan adanya pelonggaran tersebut, mulai ada mobilitas aktivitas masyarakat yang berpotensi memicu kerumunan dan terjadinya cluster baru pandemi covid-19, jika tidak dikontrol. Oleh karena itu, pihaknya mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk tetap waspada dan meningkatkan kedisipilan standar protokol kesehatan ketika beraktivitas.

Selain itu, pihaknya juga mendorong Pemkot Bandung untuk secara masif melakukan sosialisasi kebijakan tersebut, termasuk memberikan arahan kepada para pengusaha rumah makan atau restoran agar tetap melakukan pelayanan pesan makanan untuk dibawa pulang (take away). Ditambah hanya menyediakan kursi dan meja pelayanan hanya 30 persen.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.