oleh

ASN Pemkab Bekasi Terancam Tak Gajian?

CIKARANG PUSAT – Lem­baga Aspirasi Masyarakat Indonesia (LAMI) meny­oroti Pemkab Bekasi yang belum melakukan pemba­hasan terkait rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) 2021. Sementara tahun 2020 hanya menyisakan hitungan hari.

Ketua Umum LAMI, Jonly Nahampun menyanyang­kan tinggal hitungan hari berganti tahun akan tetapi APBD 2021 belum dibahas, menurut dia kinerja Ekse­kutif dan Legislatif kurang maksimal. Pasalnya, den­gan keterlambatan tersebut bakal berdampak kepada masyarakat dan pembangu­nan Kabupaten Bekasi.

“Ini yang menjadi perha­tian bersama hingga saat ini APBD 2021 belum juga di ketok palu, padahal ting­gal hitungan hari. Jangan sampai berakibat merugi­kan rakyat dan juga ASN terancam terlambat gajian,” ucap Jonly yang tinggal di Tambun, Senin (23/11).

Terang dia, Berdasarkan Permendagri 64 Tahun 2020 tentang Pedoman Penyusu­nan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Tahun Anggaran 2021, kepala daerah wajib mengajukan rancangan Peraturan dae­rah tentang APBD disertai penjelasan dan doku­men pen­dukung kepada DPRD paling lambat 60 hari sebelum satu bulan tahun angga­ran berakhir untuk mem­peroleh persetujuan ber­sama antara kepala daerah dan DPRD.

Penjelasan dan dokumen pendukung antara lain nota keuangan RKPD, KUA-PPAS. Rancangan peraturan daerah tentang APBD diaju­kan dalam bentuk hardcopy dan dalam bentuk softcopy.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.