Manajemen Putar Otak Jamu Persija

BANDUNG– Manajemen Persib akhirnya buka suara soal sulitnya menggelar pertandingan kandang lantaran terkendala persoalan izin. Selain menghadapi Persebaya Surabaya, laga yang cukup menyita perhatian publik yakni menjamu Persija Jakarta juga terancam tak bisa digelar di Bandung.

Tak mendapatkan izin di Bandung lantaran beberapa agenda penting yang menjadi fokus pengamanan dari pihak kepolisian sehingga meminta Persib menjadi tim musafir.

Direktur PT. PBB, Teddy Tjahjono menjelaskan, bahwa Panpel sudah coba menempuh pengajuan izin sesuai prosedur agar pertandingan bisa digelar di Bandung.

“Persib sebenarnya sudah ajukan, alasannya karena ada Pilkades Serentak Kabupaten. Dari surat rekomendasi Polda kan ada, kita ga bisa jamu Persebaya-Persija di tanggal itu,” kata Teddy, dilansir simamaung.com, Selasa (15/10).

Tidak terbitnya perizinan membuat Persib pun mencari kandang alternatif. Karena sesuai manager meeting kontestan Liga 1 dengan PT. LIB disepakati tidak boleh ada laga yang ditunda. Imbasnya laga kontra Persebaya digelar di Bali dan untuk laga kontra Persija belum ditentukan dimaana venuenya.

“Kalau kesepakatan dari LIB kan tidak ada lagi schedule yang harus disesuaikan, jadi harus sesuai jadwal. Untuk itu, kita mencoba cari alternatif venue,” kata tersebut.

Khusus untuk laga kontra Persija, manajemen Persib kini masih mengupayakan untuk tetap digelar di Bandung. Duel bertajuk El Clasico Indonesia ini rencananya digelar pada 28 Oktober alias satu hari setelah Pilkades serentak tersebut. Teddy ingin laga ini tetap mentas di Si Jalak Harupat.

Jika tidak bisa, baru manajemen akan mencari opsi lain dengan harapan lokasi itu tetap menguntungkan bagi timnya. “Yang pasti kita masih berusaha untuk bisa bermain di Bandung, atau kalau ga bisa ya kita cari alternatif yang menguntungkan kita,” ujarnya.

Teddy tak menampik bahwa stadion Gelora Bung Tomo di Surabaya masuk dalam salah satu opsi. Namun Persib masih mengupayakan laga ini masih tetap digelar di Bandung atau wilayah di Jawa Barat lain. Stadion GBT mungkin menjadi alternatif terakhir jika Persib tidak bisa mentas di area Jawa Barat.

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan