oleh

DLH Cimahi Tebang Belasan Pohon Sakit

Teknik penebangan, terang Solehudin, tim konservasi lebih dahulu memangkas ranting yang menjorok ke jalan. Lalu menebang batang pohon dengan gergaji mesin (senso), kemudian ditopang oleh crane untuk menjangkau bagian tertinggi pohon tersebut.

”Petugas memotong dari mobile crane. Lalu ke bagian tangah batang pohon, baru bagian bawah. Jadi semua batang pohon diamankan dengan tali tambang,” katanya.

Memasuki musim hujan, pihaknya siaga 24 jam untuk menindaklanjuti apabila ada laporan pohon tumbang atau permintaan topping dan penebangan pohon.

”Petugas konservasi standby 24 jam, menunggu laporan. Kalau ada pohon tumbang, apalagi saat musim hujan kami langsung meluncur. Alhamdulillah terbantu sama Damkar dan BPBD juga,” tandasnya.

Terpisah, Kepala DLH Kota Cimahi, Mochammad Ronny menambahkan, pohon di Jalan Jenderal Sudirman tersebut merupakan bagian dari deretan pohon yang harus ditebang. Total, ada 12 pohon yang harus ditebang berdasarkan hasil indentifikasi pihak ketiga.

”Yang sudah ditebang berarti tujuh. Tinggal lima lagi yang harus kita tebang,” terangnya.

Pihaknya menargetkan, pohon tersisa yang merupakan aset Pemkot Cimahi itu bisa selesai ditebang sebelum musim hujan tiba.

”Ini untuk mengantisipasi cuaca ekstrim. Jadi masih ada sisa lima yang harus kita tebang,” pungkasnya.(mg3/ziz)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.