oleh

Datangi Polda Jabar terkait Kasus Uu

BANDUNG – Setelah sempat mendatangi Polda Jabar beberapa waktu lalu, seorang kontraktor bernama Budi Santoso kembali mendatangi Mapolda Jabar.

Dengan didamping dua pengacara, dia mengajukan bukti baru ke Polda Jabar terkait dugaan penipuan belasan proyek dengan kerugian mencapai Rp3,9 miliar.

‘’Kasus ini sebetulnya sudah dilaporkan pada 2018 dengan dugaan telah terjadi kasus penipuan yang dilakukan Uu Ruzhanul Ulum saat masih menjabat Bupati Tasikmalaya,’’kata Budi kepada wartawan, Selasa (26/11).

Dia mengatakan, pada laporan awal ketika gelar perkara, penyidik Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Jabar menilai tidak ada unsur tindak pidana dalam kasus yang dilaporkan. Sehingga, penyidik terpaksa menghentikan proses penyidikan kasus ini.

Akan tetapi, dengan didampingi kuasa hukumanya, pihaknya membawa bukti-bukti baru. Namun, Budi tidak menjelaskan bukti-bukti baru seperti apa yang diajukan ke penyidik.

Sementara itu Kuasa hukum Budi, Herry Kurniawan mengatakan, bahwa kasus tersebut terjadi pada 2017. Ihaknya sudah membuat laporan ke Polda Jabar pada 2018. Namun, proses penyedikan dihentikan karema tidak cukup bukti.

Dia memaparkan, kasus bermula perusahaan kontraktor milik Budi ditunjuk oleh Uu yang pada 2017 masih menjabat Bupati Tasikmalaya. Waktu itu, Budi diberikan surat keterangan (SK) Bupati Tasikmalaya untuk merenovasi 13 proyek di Kabupaten Tasikmalaya.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.