oleh

Pedagang Moko Akan Ditindak

BANDUNG – Meskipun sudah dilakukan penertiban keberadaan pedagang Mobil Toko (Moko) yang selalu mangkal di Jalan Dipenogoro masih saja tetap berjualan.

Menanggapi larangan dari Pemkot Bandung ini, Ketua paguyuban pedagang Moko di Jalan Dipenogoro, Mang Oni sebetulnya menyatakan siap mengikuti aturan main dari Pemerintah asalkan ada solusi dan tidak sampai menggeserkan lokasi berjualan.

” Kita siap dibina oleh pemerintah, seandainya ada jalan keluarnya dengan kebijakan pemerintah masalah waktu atau lokasi maka dengan senang hati kami bersedia,” kata Oni ketika melakukan pertemuan dengan Satuan Tugas PKL kemarin. (2/8).

Dia mengatakan, sebetulnya, ketika Ramadan lalu para pedagang Moko baru berjualan setelah pukul 19.00 WIB. Malah selama mangkal keberadaan Moko tidak begitu mengganggu lalu lintas jalan.

“Saya mewakili dari pedagang moko rata-rata mereka jualan malam, dari jam 7 (malam) ke atas dan kebetulan saya pikir jalan sepi kalau malam, itu hasil pertimbangan selama ini. Karena kita sudah mencoba berjualan di mana-mana,” ujarnya.

Oni menyebutkan, pedagang Moko sudah terhimpun dalam paguyuban bernama Dipo. Bahkan ada yang dari luar kota Bandung juga.
Sementara itu ditempat sama Wakil Wali Kota Bandung, Oded Muhammad Danial secara tegas menyatakan bahwa keberadaan Mobil Toko (Moko) di jalan Dipenogoro harus ditertibkan.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.