oleh

Berbagi hingga Pelosok, Hadapi Ombak 4 Jam

Donasi kacamata bekas ter­sebut, tutur Denny, awalnya adalah proyek iseng. Sebab, sejak bergerak tiga tahun silam, Denny dan sekitar 70 relawan yang tergabung dalam komu­nitas 1000mata selalu men­donasikan kacamata baru. Mereka menghimpun dana dari para dermawan, lalu me­meriksa mata dan membeli­kan kacamata bagi warga tak mampu di berbagai daerah di Indonesia. Kegiatan rutin itu sudah berlangsung 30 kali dengan total donasi lebih dari 25 ribu kacamata.

Kemudian, Denny menda­pat ide untuk menghimpun kacamata bekas. “Karena orang pasti akan ganti kacamata. Bisa karena bosan atau keke­cilan,” lanjutnya. Ketimbang disimpan menjadi kenangan atau bahkan dibuang, dia bermaksud menampung dan menyalurkan kacamata bekas itu kepada warga tak mampu. Jadilah program sejuta kaca­mata untuk Indonesia.

Denny menjelaskan, dari kacamata tersebut, yang akan digunakan hanya bingkainya. Sedangkan lensanya akan diganti dengan yang baru. Kumpulan lensa bekas terse­but untuk sementara disimpan, sampai ketemu ide lain untuk memanfaatkannya. Karena itu, donasi kacamata bekas tersebut secara langsung juga membuat pos pembelian frame kacamata berkurang. Dengan demikian, bisa lebih banyak lensa yang dibeli.

Meski menggelar donasi kacamata, Denny dkk juga tetap menerima donasi uang. Dana tersebut untuk membeli lensa kacamata baru. (bersambung)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.