oleh

Warga Mesti Tertib Perizinan

Selain PKL, yang menjadi target operasi, aparat penertib lintas satuan kerja perangkat daerah (SKPD) tersebut, ditugasi pula memeriksa perizinan di tempat karaoke, kos-kosan, juga tempat hiburan lainnya. ’’Kita jadikan Kota Bandung  yang tertib untuk Bandung yang juara nyaman dan sejahtera,” ajak Emil.

Menyoal mekanisme di lapangan, operasi penertiban perizinan terpadu dilakukan tiap hari selama tiga bulan. Di samping itu, hasil kegiatan harus dilaporkan dengan dibarengi berita acara.

Selanjutnya, dipertanggungjawabkan masing-masing pemangku kebijakan SKPD terkait. Maka dampak dari kinerja tim gabungan diharapkan buat Bandung jadi lebih baik.

’’Target operasi penertiban perizinan terpadu masyarakat melek aturan hukum perundang-undangan yang berlaku. Terdampak itu, semua sektor  perizinan Kota Bandung menjadi tertib,” imbuh Emil.

Di tempat terpisah,  anggota Komisi A DPRD Kota Bandung Sutaya meminta Wali Kota Bandung Ridwan Kamil, konsekuen dan bertindak adil dengan dibentuknya tim gabungan guna melaksanakan Operasi Penertiban Terpadu Bandung Juara 2016.

Politikus PDI Perjuangan tersebut menyebut, ada beberapa masalah pelanggaran yang sduah teridentifikasi. Namun, masih dibiarkan. Sehingga langkah itu positif, tetapi juga tantangan pembuktian kredibilitas walikota. ’’Saya tunggu komitmennya. Dan masyarakat jadi saksinya,” tegas Sutaya. (edy/vil)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.